Ada seorang kawan yang suka sekali jalan kaki. Waktu itu kami masih sama-sama berada di kota yang sama. Di sebuah kota kecil tempatku lahir dan besar, sampai aku harus meninggalkan kota itu untuk berkarya di kota lain. Kawanku itu bisa tiba-tiba datang di suatu tempat dengan wajah yang memerah karena bergaul dengan sinar matahari, dan keringat yang telah bercampur dengan rambutnya yang meskipun telah disisir tapi masih saja bandel tidak mau lurus.. hehe. Maka kawan ku ini menyukai berjalan dan mencintai persahabatannya dengan sinar matahari, keringat dan kesendirian miliknya. Kawanku itu suka berjalan kaki, namun sampai hari ini aku tidak tahu alasan kenapa dia menyukai jalan kaki, mungkin mengirit biaya angkutan umum. (sepertinya ini alasan yang paling masuk akal untuknya...) Hal itu terjadi sudah lama, beberapa tahun yang lalu. Disaat kami masih menimba ilmu di kota kecil itu. Namun kini, kami telah menjelma menjadi manusia dewasa dengan salah satu cirinya adalah segala ha...