my diary, May, 12 2014
Apakah begini rasanya merasakan bahwa hidup tidak lagi meledak-ledak
Bahwa hidup tak lagi menarik untuk sekedar dijalani saja tanpa banyak mengeluh
Aku merasakan hilang tersesat, entah kenapa
Bahwa aku sesungguhnya hanya ingin duduk melihat bintang di malam hari, menatap aliran air yang terus mengalir tanpa henti, melihat langit biru di bawah bayangan dahan pohon Meranti
Aku merasakan kalah kawan.. namun aku merasa tak berperang selama ini
Memang bukan perang jika selama ini hanya berjalan dalam tertidur,
Dan tak pula aku melangkah,
Bukan melangkah jika kau tak tahu arahkan?
Ada kalimat yang aku suka
‘kau akan sampai pada tujuanmu selama kau melangkah, meski sangat pelan langkah tersebut’
Apakah aku akan sampai pada tujuanku kawan? jika selama ini aku tak melangkah
Bantu aku kawan, aku mulai kehilangan peta di hidupku, tergantikan oleh keegoisan
Bantu aku kawan, meski hanya sesobek peta yang dulu pernah aku ceritakan padamu
Apakah begini rasanya merasakan bahwa hidup tidak lagi meledak-ledak
Bahwa hidup tak lagi menarik untuk sekedar dijalani saja tanpa banyak mengeluh
Aku merasakan hilang tersesat, entah kenapa
Bahwa aku sesungguhnya hanya ingin duduk melihat bintang di malam hari, menatap aliran air yang terus mengalir tanpa henti, melihat langit biru di bawah bayangan dahan pohon Meranti
Aku merasakan kalah kawan.. namun aku merasa tak berperang selama ini
Memang bukan perang jika selama ini hanya berjalan dalam tertidur,
Dan tak pula aku melangkah,
Bukan melangkah jika kau tak tahu arahkan?
Ada kalimat yang aku suka
‘kau akan sampai pada tujuanmu selama kau melangkah, meski sangat pelan langkah tersebut’
Apakah aku akan sampai pada tujuanku kawan? jika selama ini aku tak melangkah
Bantu aku kawan, aku mulai kehilangan peta di hidupku, tergantikan oleh keegoisan
Bantu aku kawan, meski hanya sesobek peta yang dulu pernah aku ceritakan padamu
Komentar
Posting Komentar