Nak, kau tumbuh dengan cepat. Seringkali ibu salah menjawab saat ditanya berapa umurmu sekarang. Kini tak terasa kau sudah mencapai umur 20 bulan, waktu yang seakan berlari. Ibu merasa tidak ada perubahan yang berarti dalam hidup ibu. Tapi melihatmu ibu sadar, kau tumbuh dengan baik dan sehat, ibu berterima kasih pada Sang Pencipta dan juga padamu yang tumbuh dengan baik. Terima kasih cintaku..
Banyak kata yang kau ucapkan namun ibu tidak mengerti artinya, itu hanya membuat ibu tertawa dan gemas melihatmu. Saat kami tertawa melihat tingkah lucumu, kadang kau ikut tertawa, entah apa yang kau pikirkan.
Kau suka bermain, tapi yang kau mainkan adalah batu, sekrup yang tidak sengaja kau temukan, ah ya, sekarang kau sedang hobi bermain semua peralatan dapur. Itu membuat ibu harus ekstra hati-hati meletakkan barang pecah belah.
Kau tahu bahwa sekarang kau sangat suka minum teh manis hangat. Kalau sudah dingin kau tidak terlalu suka. Dibanding susu formula, kau lebih memilih minum teh hangat milik ibu atau ayah.
Nak, kau ingin menjadi apa nanti saat sudah dewasa, ibu penasaran. Dokterkah? Arsitek? Seniman? Pedagang? Penulis?
Saat kau tumbuh dewasa, jadilah seseorang yang berguna, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk semua orang yang ada di sekitarmu. Jadilah apapun yang kau inginkan, tapi jangan setengah-setengah. Lakukan segalanya dengan penuh semangat, penuh tanggung jawab dan ikhlas.
Jadilah panutan seperti Fatimah putri Nabi Muhammad, itu harapan kami saat memberimu nama Fatimah Kaysah Azzahra.
Kami bahagia memilikimu, kami selalu mencintaimu.
Pujon, 25 Desember 2017
Banyak kata yang kau ucapkan namun ibu tidak mengerti artinya, itu hanya membuat ibu tertawa dan gemas melihatmu. Saat kami tertawa melihat tingkah lucumu, kadang kau ikut tertawa, entah apa yang kau pikirkan.
Kau suka bermain, tapi yang kau mainkan adalah batu, sekrup yang tidak sengaja kau temukan, ah ya, sekarang kau sedang hobi bermain semua peralatan dapur. Itu membuat ibu harus ekstra hati-hati meletakkan barang pecah belah.
Kau tahu bahwa sekarang kau sangat suka minum teh manis hangat. Kalau sudah dingin kau tidak terlalu suka. Dibanding susu formula, kau lebih memilih minum teh hangat milik ibu atau ayah.
Nak, kau ingin menjadi apa nanti saat sudah dewasa, ibu penasaran. Dokterkah? Arsitek? Seniman? Pedagang? Penulis?
Saat kau tumbuh dewasa, jadilah seseorang yang berguna, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk semua orang yang ada di sekitarmu. Jadilah apapun yang kau inginkan, tapi jangan setengah-setengah. Lakukan segalanya dengan penuh semangat, penuh tanggung jawab dan ikhlas.
Jadilah panutan seperti Fatimah putri Nabi Muhammad, itu harapan kami saat memberimu nama Fatimah Kaysah Azzahra.
Kami bahagia memilikimu, kami selalu mencintaimu.
Pujon, 25 Desember 2017
Komentar
Posting Komentar